Remembering Sunday

Azureru's Photoblog :P

Funny Sadness

Funny Sadness

Funny Sadness

Just remember some old-bleak-story because of a happy-go-lucky-conversation and it remind me of one writings.

Dear Mom And Dad, maafkan aku harus pergi seperti ini, maafkan aku mengecewakan kalian selama ini, dan maafkan aku tidak bisa jadi apa yang kalian harapkan. Tapi thanks buat semuanya, thanks buat endless love both of you gave me, thanks buat keluarga yang hangat yang selalu dan selalu menyambutku dengan kehangatan saat aku pulang tak peduli sejauh apapun aku pergi. Aku sayang kalian berdua.
Brother and Sister, maafkan saudara kalian ini, mungkin aku mengecewakan kalian dan tak bisa menjadi contoh yang baik, tak bisa jadi saudara tertua yang keren atau sangat peduli, mungkin kalian ketakutan dengan keanehanku. dan terimakasih untuk tawa kalian, kenangan masa kecil yang indah dan terimaย  kasih untuk selalu membuatku bagian dari kalian, kalian adalah yang
terbaik! gak ada duanya!
Bestfriends, maafkan aku mungkin bisa sangat keras kepala, menyebalkan dan egois, maafkan aku tidak banyak mendengarkan kalian, melukai kalian, mengecewakan kalian. and.. aku juga memaafkan kalian kalau kalian pernah menyakitiku, suer deh! juga Terima kasih untuk sudi membagi rasa sakitku menjadi
pengertian kalian, dan memperbesar kebahagiaanku dengan ikut
berbahagia untukku, terima kasih untuk mau menemaniku dalam perang bernama ‘hidup’ ini. Terluka, Tertawa, Menangis dan Berteriak bersama kalian adalahmasa-masa yang tak akan terlupakan. Terima kasih untuk mau jadi sahabatku.

 

My Love, tak peduli kamu tahu atau tidak kalau aku sangat mencintaimu, maafkan aku tidak bisa melindungimu, maafkan aku untuk tidak bisa selalu ada disisimu, dan terima kasih karena keberadaanmu dan senyummu memberi arti sendiri dalam
hari-hari yang aku jalani, wajahmu menjadi akselerasi buat tiap detak jantungku, sehingga rasanya separuh dari aku… jadi utuh dengan melihatmu, membahagiakanmu jadi alasan buatku untuk dulu tetap bertahan di hidup yang aneh ini, thx.
To All, maafkan aku dan terima kasih, aku tidak tahu siapa yang akan menangis untukku saat aku mati dan sejujurnya aku takut untuk tahu, tapi semoga saat aku mati aku sedang tersenyum, dan kalian juga sedang melakukannya, karenamati ditangisi orang itu tidak keren ^^, so thank you and please forgive me.

Iklan

8 responses to “Funny Sadness

  1. yoan November 9, 2009 pukul 4:15 am

    humm… humm…
    ga ngerti mau komen apa tapi pengen komen… *ditampar*

    :peace:

  2. nai November 9, 2009 pukul 4:18 am

    weh..si eru ini sedih2 mulu..fake smile lah ini lah itulah..
    ayo smangat donk…
    kasi pencerahan ke si fake smile..

  3. ansella November 9, 2009 pukul 7:22 am

    isnt world is a big stage for all pus?
    ‘sok ngartis’

    love the bokeh most

  4. Hendrawan November 10, 2009 pukul 5:01 am

    ampun bokehnya, master!
    tp sedih juga baca tulisannya,
    kayak mau suicide gt @_@

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: